Post Data DHT 11 Secara Periodik

Pendahuluan

Pada project ini, Anda akan menggunakan Shield Workshop Antares pada modul Development Board Lynx-32. Pada Shield Workshop Antares ini terdapat sensor suhu, kelembapan (DHT11), relay, LED dan push button. Anda akan melakukan monitoring suhu dan kelembapan sesuai periode interval yang ditentukan. Hasil data yang dikirim oleh sensor dapat anda pantau melalui console Antares.

Prasyarat

Material yang dibutuhkan mengikuti Prasyarat Umum pada laman sebelumnya. Jika Anda belum menyiapkan kebutuhan pada laman tersebut, maka Anda dapat mengunjungi laman berikut.

pagePrasyarat Umum ESP32 Wi-Fi

Adapun tambahan material yang spesifik untuk project ini adalah sebagai berikut.

  1. Shield Workshop Antares

  2. Library Antares ESP HTTP. Pada dokumentasi ini menggunakan library Antares ESP HTTP versi 1.5.0.

Jika anda belum menginstall Antares ESP HTTP 1.5.0 dapat mengikuti langkah berikut.

Antares Wi-Fi HTTP

  1. Library DHT11. Pada dokumentasi ini menggunakan DHT11 Sensor Library versi 1.4.4.

Jika Anda belum menginstall library DHT11 Sensor Library versi 1.4.4. dapat mengikuti langkah pada link berikut.

DHT11 Sensor Library

Langkah Kerja

1. Jalankan Aplikasi Arduino IDE

2. Membuka Contoh Program

Kode program dapat Anda buka pada Arduino IDE melalui File > Examples > Antares ESP HTTP > Lynx32-Simple-Project > POST_DATA_DHT11.

Berikut adalah kode program contoh POST_DATA_DHT11.

#include <AntaresESPHTTP.h>
#include "DHT.h"            // Library initiation for DHT11 sensor
#define DHTPIN 14           // Create a variable DHTPIN, pointing to pin 14
#define DHTTYPE DHT11       // Specify the DHT type to be DHT11

#define ACCESSKEY "YOUR-ACCESS-KEY"       // Replace with your Antares account access key
#define WIFISSID "YOUR-WIFI-SSID"         // Replace with your Wi-Fi SSID
#define PASSWORD "YOUR-WIFI-PASSWORD"     // Replace with your Wi-Fi password

#define projectName "YOUR-APPLICATION-NAME"   // Replace with the Antares application name that was created
#define deviceName "YOUR-DEVICE-NAME"     // Replace with the Antares device name that was created

const unsigned long interval = 10000;    // 10 s interval to send message
unsigned long previousMillis = 0;  // will store last time message sent


AntaresESPHTTP antares(ACCESSKEY);    // Create an object for interacting with Antares
DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);   // Create an object for the DHT11 sensor

void setup() {
  Serial.begin(115200);     // Initialize serial communication with baudrate 115200
  antares.setDebug(true);   // Turn on debugging. Set to "false" if you don't want messages to appear on the serial monitor
  antares.wifiConnection(WIFISSID, PASSWORD);  // Attempt to connect to Wi-Fi
  dht.begin();             // Initialize the DHT11 sensor
}

void loop() {

  if (millis() - previousMillis > interval) {
  previousMillis = millis();
  
  float hum = dht.readHumidity();      // Read the humidity value from the DHT11 sensor
  float temp = dht.readTemperature();  // Read the temperature value from the DHT11 sensor
  if (isnan(hum) || isnan(temp)) {     // Check if there's an error reading the sensor
      Serial.println("Failed to read DHT sensor!");
      return;
  }
  Serial.println("Temperature: " + (String)temp + " *C");  // Print the temperature in Celsius
  Serial.println("Humidity: " + (String)hum + " %");       // Print the humidity as a percentage

  // Add the temperature and humidity data to the storage buffer
  antares.add("temperature", temp);
  antares.add("humidity", hum);
  
  // Send the data from the storage buffer to Antares
  antares.send(projectName, deviceName);

  }
}

3. Set HTTP Parameter pada Kode Program

Ubah parameter Protokol HTTP pada variabel berikut *ACCESSKEY, *WIFISSID, *PASSWORD, *projectName, dan *deviceName. Sesuaikan dengan parameter di console Antares.

#define ACCESSKEY "YOUR-ACCESS-KEY"       // Replace with your Antares account access key
#define WIFISSID "YOUR-WIFI-SSID"         // Replace with your Wi-Fi SSID
#define PASSWORD "YOUR-WIFI-PASSWORD"     // Replace with your Wi-Fi password

#define projectName "YOUR-APPLICATION-NAME"   // Replace with the Antares application name that was created
#define deviceName "YOUR-DEVICE-NAME"     // Replace with the Antares device name that was created

Parameter *Access key didapat dari laman akun Antares Anda.

Parameter WIFISSID didapat dari nama Wi-Fi/Hotspot yang nantinya akan digunakan oleh Development Board Lynx-32. Contohnya pada gambar di bawah ini.

Parameter *PASSWORD didapat dari password Wi-Fi yang sedang anda gunakan.

Parameter *projectName dan *deviceName didapat dari Application Name dan Device Name yang sudah dibuat dalam akun Antares.

4. Compile dan Upload Program

Hubungkan Lynx-32 dengan komputer Anda dan pastikan Communication Port terbaca.

Pada sistem operasi Windows pengecekan dapat dilakukan melalui Device Manager. Jika Lynx-32 Anda terbaca maka tampil USB-Serial CH340 dengan port menyesuaikan ketersediaan port (pada kasus ini terbaca COM4).

Atur board ESP32 dengan klik Tools > Board > esp32 pada Arduino IDE, kemudian pastikan yang digunakan adalah ESP32 Dev Module. Pilih port sesuai communication port yang terbaca (dalam kasus ini COM4). Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut.

Setelah semua setup selesai, lakukan upload program dengan menekan icon panah seperti gambar berikut. Tunggu hingga selesai proses compile dan upload

Icon Centang pada Arduino IDE hanyalah proses verify. Biasanya digunakan untuk Compile program untuk mengetahui apakah terdapat error atau tidak.

Icon Panah pada Arduino IDE adalah proses verify and upload. Biasanya digunakan untuk Compile program sekaligus Flash program kedalam target board.

Jika upload program berhasil maka akan terlihat seperti gambar berikut.

Setelah selesai upload program, Anda dapat melihat serial monitor untuk melakukan debug program. Icon serial monitor terlihat pada gambar berikut.

Atur serial baud rate menjadi 115200 dan pilih BothNL & CR. Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut.

Pastikan serial baud rate sesuai dengan nilai yang terdefinisi di kode program. Jika serial baud rate tidak sama, antara kode program dan serial monitor maka karakter ASCII tidak akan terbaca dengan baik.

5. Periksa Data di Antares

Setelah upload program berhasil, selanjutnya buka halaman device antares kemudian lihat apakah data sudah berhasil dikirim.

Data yang dikirimkan dari Development Board Lynx-32 dengan protokol HTTP berupa variabel temperature dan humidity.